Dua serangan bom syahid menghancurkan asrama tentera dan pos pasukan intelijen militer. Satu serangan bom kereta lainnya menghancurkan rumah gabenor rejim dan memenggal kepalanya.
Sebuah bom syahid lainnya yang semula ditujukan terhadap pos militer Kibritah akhirnya dibatalkan oleh mujahidin, demi menghindari jatuhnya korban di pihak warga awam muslim yang sedang diperiksa oleh tentera dalam pos militer tersebut. sumber






0 komentar:
Posting Komentar