Senin, 31 Desember 2012

PALESTIN - Roket Qassam Semakin Canggih


Majalah bulanan News York Times Amerika menyebut bahawa transisi kelompok pejuang menggunakan roket sebagai senjata pada 11 Februari 2002 bahawa “Roket junior yang bakal mengubah Timur Tengah”.

Inilah perkembangan roket Al-Qassam sejak tahun 2002 itu. Awalnya roket Qassam 1 hanya memiliki jarak tempuh 4,5 km, Qassam 2 sejauh 9-12 km, Qassam 3 sejauh 16 km dan Qassam M75 mampu menembus kota Tel Aviv dan Jerusalem. Nama M menunjuk kepada Asy-Syahid Ibrahim Mukadimah salah satu pemimpin Hamas yang gugur syahid.

Perkembangan dari 2001-2007; hingga 2007, sudah dilepaskan roket sebanyak 3000 roket dan sebagian besarnya dilepaskan oleh Brigade Izzuddin Al-Qassam yang menegaskan pihaknya secara resmi melapaskan 2252 roket.

Di tahun 2008, terjadi lompatan di mana hanya dalam rentang satu tahun saja dilepaskan sebanyak 2048 roket.
Israel mulai membangun system persenjataan Iron Dome (Kubah Baja) buatan Amerika sepanjang tahun 2010 untuk menghadang serangan roket dengan menelan dana sebesar 2.3 billion US dolar.

Di tahun 2011, Amerika menetapkan untuk menambah dukungan dana tahunan kepada Israel sebesar 415 juta US dolar khusus untuk membangun projek Iron Dome. Di tahun 2012, Amerika juga menetapkan untuk memberikan tambahan anggaran sebesar 236 juta US dolar.

Rampung untuk pertama kalinya proyek system integral Iron Dome di perbatasan dekat dengan Gaza di 27 Mac 2011. Namun dalam agresi Israel terakhir ke Gaza 14-21 November, militer Israel secara rasmi mengakui bahwa pejuang Palestina melepaskan 2000 roket ke wilayah Israel dan system Iron Dome hanya dapat menghalau 241 roket saja atau hanya 20 % saja.

Satu system Iron Dome menelan biaya 60 juta US dolar. Sementara proses dan biaya untuk menghalangi satu roket Palestina memerlukan 40 ribu US dolar. Sementara satu roket perlawanan Palestina hanya memerlukan biaya produksi ratusan dolar.

Kini roket Palestin mengancam 60% warga Israel atau 3,5 juta orang.


sumber

0 komentar: