Mahkamah mengatakan warga Kuwait bernama Mohammad al-Mulaifi memposting penipuan tentang perpecahan mazhab di negara Arab Teluk dan menghina kepercayaan Syiah dan para ulamanya dengan komen-komen yang dianggap merosakkan imej negara Kuwait. Beliau ditangkap pada Februari lalu kerana twit-nya telah mencetuskan protes sejumlah kalangan kaum Syiah, kata sebuah media Kuwait. Pengacara al Mulaifi belum memberikan penjelasan berkaitan hal itu. Selanjutnya www.halimislam.com http://www.tranungkite.net/v11/modules.php?name=News&file=article&sid=13613

Twitter sangat popular di Kuwait, di mana tokoh masyarakat banyak menggunakan laman web ini untuk membantah kejadian terkini, gosip dan bahkan berita saham. Tapi beberapa pengguna bermasalah ternyata harus berhadapan dengan kerajaan Kuwait.
Bulan lalu, Polis menangkap seorang Syiah Kuwait yang melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW di akaun Twitter-nya. Dia tidak mengaku telah melakukan penghinaan dengan alasan account-nya di-hacked, kata peguamnya.
Rabu, 11 April 2012
KUWAIT - Dipenjara 7 Tahun Hina Syiah di Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar