Rabu, 29 Februari 2012

SYRIA Takkan Tunduk Pada Ikhwan

Menteri Luar Syria Walid al-Muallem mengaku keterlambatan negaranya dalam melaksanakan reformasi, namun menekankan bahawa reformasi yang dipaksa tidak akan pernah diterima dan Presiden Assad tidak akan menyerah pada tekanan tentang Ikhwanul Muslimin.

"Kami juga menolak segala bentuk intervensi militer dan jika hal ini terjadi, kami akan melawan dan membela negara kami," Muallem seperti dikutip oleh akhbar Hurriyet Turki Selasa lalu (28/2). "Mereka ingin mendesak pemerintah Syria sampai menyerah tetapi ini tidak akan terjadi."

Muallem, bagaimanapun, mengatakan dia merasa tidak mungkin NATO akan menyerang Syria.

sumber

0 komentar: