Kekerasan terjadi di Homs pada saat rejim Presiden Bashar Assad menjadi semakin terisolasi selama tindakan keras berdarahnya terhadap perbezaan pendapat. Lima negara Eropah dan enam negara Arab Teluk telah menarik duta besar mereka dari Damsyiq, dan Amerika Syarikat telah menutup kedutaannya di Syria.
Namun Assad Selasa lalu mendapat dukungan dengan adanya kunjungan dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan ketua intelijen negara itu, Mikhail Fradkov. Dalam pembicaraan di Damsyik, Rusia mendorong solusi untuk krisis Syria yang akan mencakup reformasi oleh rejim dan dialog dengan oposisi - tetapi tidak untuk Assad berundur.






0 komentar:
Posting Komentar