Israel telah melucuti status VIP Presiden Palestin Mahmud Abbas dan memberinya izin perjalanan yang berlaku selama dua bulan, menurut para pegawai Palestin hari Ahad (15/1).
Pegawai Palestin mengatakan Abbas mengeluh susahnya dia mendapat izin pada pertemuan internal Parti Fatah minggu lalu.
Dalam ucapannya, Abbas mengatakan izin baru, mirip dengan yang diperlukan buruh Palestin memasuki Israel, adalah refleksi dari kontrol yang terus dilakukan Israel atas Palestin, dan menduga bahwa Israel berusaha untuk menghukum dia atas usahanya mengajukan keanggotaan Palestin di PBB.






0 komentar:
Posting Komentar