Ribuan warga Palestin berkumpul di Tebing Barat desa Nabi Saleh pada hari Ahad (11/12) untuk meratapi korban maut setelah kepalanya dihentam oleh peluru gas pemedih mata Israel.
Tubuh Mustafa Abdelrazek al-Tamimi diambil dari kota Ramallah untuk menjalani prosesi pemakaman ke pusat Manara Square, sebelum dibawa dengan ambulan ke desa asalnya di Nabi Saleh.
Tamimi mengalami kecederaan berat pada Jumat lalu akibat tembakan peluru gas Israel yang menghentam kepalanya yang ditembakkan dari jarak dekat. Dia dievakuasi ke sebuah hospital Israel tetapi meninggal pada hari berikutnya akibat luka-lukanya.
Di Nabi Saleh, sekitar 2.000 orang berkumpul untuk menerima tubuh lelaki berusia 28 tahun ini, yang dibungkus dengan bendera Palestin, kepalanya ditutupi dengan selendang hitam bercorak keffiyeh-putih kotak-kotak.






0 komentar:
Posting Komentar