Dewan kota Israel Jerusalem telah mulai membangun sebuah jalan baru kontroversial yang menghubungkan lingkungan pemukiman di Yahudi sektor timur wilayah pendudukan ke pusat, situs Haaretz mengatakan Jumaat lalu (2/12).
Jalan baru, rute 20, akan menghubungkan jalan lingkar yang ada dengan daerah pemukiman Neve Yaakov dan Pisgat Zeev, dan lingkungan Beit Hanina Palestin dan Shuafat.
Konstruksi, dengan belanja sekitar 30 juta euro (US $ 40 juta), diperkirakan akan berlangsung 14 bulan, Haaretz mengatakan.
Mengkonfirmasi laporan, anggota dewan kota Pepe Alalu, dari sayap kiri Meretz mengecam proyek tersebut menyebutnya sebagai langkah sepihak Israel yang dilaksanakan tanpa konsultasi dengan Palestin.
"Jalan baru akan melayani pemukiman terutama Yahudi dan itu adalah tujuan jalan yang sedang dibangun," katanya.






0 komentar:
Posting Komentar