Ikhwanul Muslimin mengatakan bahawa perjanjian perdamaian dengan Israel akan ditinjau, tetapi tidak mengatakan yang mereka akan mengakhiri kesepakatan damai 1979 dengan Israel.
Pernyataan ini disampaikan oleh seorang pemimpin tinggi Ikhwan dalam komentarnya yang disiarkan Jumaat lalu (9/12) datang setelah sayap politik kelompok tersebut, Parti Kebebasan dan Keadilan (FJP) dijamin memperoleh hampir 40 peratus suara dari putaran pertama pilihan raya untuk parlimen baru Mesir.






0 komentar:
Posting Komentar