Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan Selasa lalu (22/11) menyeru Presiden Syria Bashar al-Assad untuk berundur demi perdamaian di wilayah tersebut dan mengatakan Turki tidak boleh berbalik untuk tidak mendukung pennetangan rakyat Syria.
Erdogan mengatakan Assad metsilah mengambil pelajaran dari nasib Muammar Gaddafi - pemimpin Libya yang digulingkan oleh pemberontak pada bulan Ogos dan dibunuh setelah ditangkap.
"Tanpa menumpahkan darah lagi, tanpa menyebabkan ketidakadilan lagi, demi perdamaian bagi rakyat, negara dan wilayah, saya serukan Assad untuk berundur," kata Erdogan dalam ucapan yang ditujukan langsung kepada Assad.
"Kami tidak memiliki keinginan untuk campur tangan dalam urusan internal negara lain.






0 komentar:
Posting Komentar