Selasa, 22 November 2011

MESIR - Tentera Berjanjin Serah kepada Rakyat

Di bawah tekanan sengit dari aksi protes jalanan di mana 36 orang telah terbunuh, panglima militer Mesir berjanji untuk menyerahkan kekuasaan kepada rakyat pada bulan Julai mendatang dan membuat tawaran bersyarat untuk segera mengakhiri kekuasaan militer.

Muhammad Hussain Tantawi, kepala dewan militer (SCAF) yang telah memerintah Mesir sejak penggulingan Hosni Mubarak pada 11 Februari lalu, mengatakan militer tidak mencari atau ingin berkuasa.

"Militer siap untuk kembali ke berek segera jika rakyat menghendaki melalui referendum rakyat, jika diperlukan," kata Tantawi dalam pernyataan yang mengejutkan di ucapan televisyen Selasa lalu(22/11).

Namun pendemo di Lapangan Tahrir Kaherah, mencemuhkan tawaran itu, menyebut hal tersebut hanya taktik mengulur-ulur referendum sambil meneriakkan "Berundur, Berundur".

Tantawi mengatakan pemilihan parlimen akan dimulai tepat waktu, mulai Isnin depan, dan bahawa pemilihan presiden akan berlangsung pada bulan Jun, jauh lebih cepat dari rancangan sebelumnya.

Tantawi, mencuba untuk meredakan kemarahan rakyat dengan mengatakan dewan telah menerima pengunduran diri kabinet Perdana Menteri Essam Sharaf, yang akan digantikan dengan pemerintah nasional yang akan mengarahkan keselamatan Mesir untuk pemerintahan sipil.(fq/reu)

sumber

0 komentar: